Please upgrade your browser to make full use of twiends.   chrome   firefox   ie   safari  
Want to get more twitter followers? Click here to watch our video.
 
Rindi ventia
400 followers
Menggigil karena menunggu pelukan sang belahan jiwa..
Ndak usah ngomong, "cinta pake logika", cinta tetap pakai hati, tapi ikut sertakan logika. Jadikan logika penyeimbang, agar nggak bimbang.
Retweeted by Rindi ventia
Aku tahu, aku tak akan pernah bisa melupakanmu, kamu sudah membeku di ruang ingatku. Tapi kau harus tahu, aku bisa membiasakan diri tanpamu.
Retweeted by Rindi ventia
Biar saja kita menua, biar saja waktu berlalu, bersamamu, daun atau debu aku akan tetap menginginkan rindu.
Retweeted by Rindi ventia
padamu, ingin ku hentikan segala tujuan. tak perlu memikirkan aku akan memaksamu, bagiku mencintaimu bukan sebatas keperluan.
Retweeted by Rindi ventia
mencintaimu memeras luka. berbagi dalam sendu dan air mata. biar ku tempuh jalan-jalan yang membara; asal sampai kemana asa bermuara.
Retweeted by Rindi ventia
Aku benci membohongimu, berpura-pura tidak ingin. dalam hati terasa dingin, menggigil, demam.
Retweeted by Rindi ventia
Aku hanya tak ingin jatuh cinta menjadi rahasia aku dan hati saja. Biarlah ku katakan, meski luka akan ku tuai, meski pedih akan merantai.
Retweeted by Rindi ventia
aku patuh saja pada hujan, karena sejak memutuskan mencintaimu, hujan seakan akrab dengan mataku.
Retweeted by Rindi ventia
saat terasa sangat lelah, apalagi yang kita butuhkan selain pelukan? tak ada.
Retweeted by Rindi ventia
sesungguhnya kita ini pemburu, berlari dari kesepian pada kesepian-kesepian lain. sampai kita benar-benar menemukan kesiapan.
Retweeted by Rindi ventia
bagi perempuan, mencintai itu mengutuhi, mengimbangi dan mematuhi.
Retweeted by Rindi ventia
Tak perlu menuntut setia, karena setia tak lahir dari sebuah tuntutan, tapi dari sebuah perasaan; dia milik saya, saya akan mencintainya.
Retweeted by Rindi ventia
cara menikmati kesepian; ajak dirimu berdiskusi. apa yg membuatmu bahagia dan kehilangan, lalu tidur untuk menghadapi pagi yg menghangatkan.
Retweeted by Rindi ventia
Saya belum ingin tidur. Saya masih ingin menguburmu dalam puisi. Agar kau tak kabur, agar saya tak mati.
Retweeted by Rindi ventia
Dicintai dengan sederhana, sesungguhnya juga kemewahan bagi yang menikmatinya.
Retweeted by Rindi ventia
meski meninggalkan awan, hujan pergi untuk kebahagiaan yang lebih banyak; kebahagiaan makluk bumi yang menanti.
Retweeted by Rindi ventia
Jika pun saya tidak tahu kamu sedang membohongi saya, misalnya. Tapi ada yang mahatahu di sana, kelak akan memberi tahu saya.
Retweeted by Rindi ventia
"@derykiki: Wik wiw. Klo kaya gini mah bisa suka lagi ni gw. Haha RT @syahza12345: pic.twitter.com/p0FpV9y2K6" zzzZ.... :D
Retweeted by Rindi ventia
setiap perempuan butuh diyakinkan; oleh lelaki yang mencintainya.
Retweeted by Rindi ventia
betulll.. "@dsuperboy: Jam-jam tertidur pulas. Dulu!"
Kasempatan itu datang berkali-kali, kesempatan yang sama mungkin yang datang satu kali. Mungkin begitu.
Retweeted by Rindi ventia
Saya percaya; cinta tak pernah salah, meski datang di waktu yang tidak seharusnya menurut kita, tapi menurut cinta itulah waktunya.
Retweeted by Rindi ventia
Jam segini ngucapinnya; selamat pagi dan selamat tidur, sayang. Gitu ya.
Retweeted by Rindi ventia
Yang masih ditinggal tidur, kuat-kuatin diri aja dulu. Jangan-jangan nanti ditinggal nikah. :(
Retweeted by Rindi ventia