Please upgrade your browser to make full use of twiends.   chrome   firefox   ie   safari  
Create your own wall, sign in free!
Sang Pencari
1,534 followers
Want to Grow Your Twitter Following, Free?
RINI SOEMARNO, KEBERHASILAN DAN KEGAGALANNYA - Part 1 |By: @PataiSocmed has been chirpified! chirpstory.com/li/235011
Retweeted by Sang Pencari
Rekan2 @RIBJakarta & @PartaiSocmed ditunggu kehadirannya besok pkl 13:00 di Dunkin Donut sta Gambir, dc putih & jeans pic.twitter.com/6Rp1yQ6gn1
Retweeted by Sang Pencari
Untuk itu kita nantikan kultwit berikutnya tentang Rini ini. TO BE CONTINUED
Retweeted by Sang Pencari
Mk nanti kt bisa bandingkan sejauh mana kisa sukses atas hal yg memang harus dilakukan itu dibanding dgn kisah gagalnya. Mana lbh dominan
Retweeted by Sang Pencari
Itulah kira2 prestasi Rini yg dibangga2kan. Fakta yg terjadi, stlh ditendang dr Astra kisah Rini lbh banyak kisah kegagalan dan blunder
Retweeted by Sang Pencari
Semua perselisihan antara Rini dan BPPN itu akhirnya harus dibayar dgn meweknya Rini saat diberhentikan sbg pimpinan Astra
Retweeted by Sang Pencari
Dan tentang kedekatan Rini dgn orang2 Cendana memang benar adanya. Demikian pula kedekatannya dgn Fuad Bawazier
Retweeted by Sang Pencari
Silakan menentukan sendiri mana yg benar. Namun bukan kapasitas Rini utk ikut campur dalam proses penjualan saham Astra. Dia bukan owner
Retweeted by Sang Pencari
Dan berikut adalah tulisan lama tentang peristiwa tsb yg cenderung kontra Rini bit.ly/1Fkz2I9
Retweeted by Sang Pencari
Berikut adalah tulisan lama tentang peristiwa tsb yg cenderung pro Rini bit.ly/1FkyFxe
Retweeted by Sang Pencari
Versi yg kontra Rini menuduh Rini 'digunakan' oleh keluarga Cendana (via Bob Hasan) yg ingin kembali menguasai Astra
Retweeted by Sang Pencari
Padahal Pemerintah menganggap penjualan saham Astra itu dapat mengurangi beban APBN tahun 2000
Retweeted by Sang Pencari
Memang saat itu ada tuduhan Rini menunda2 RUPSLB dan tidak memberikan "due diligence" yg menyeluruh kepada calon investor
Retweeted by Sang Pencari
Versi pro Rini menyatakan bahwa Rini berusaha melindungi Astra agar tidak dibeli perusahaan yg tidak jelas
Retweeted by Sang Pencari
Ada banyak versi mengenai perseteruan Rini dan BPPN ini. Mulai dari versi yg pro dan kontra Rini
Retweeted by Sang Pencari
Dan dalam proses tersebut terjadi bermacam keributan dan intrik perihal penjualan saham Astra
Retweeted by Sang Pencari
Dan memang semua langkah2 tsb akhirnya membawa hasil. Dari kerugian trilyunan tahun sebelumnya, di tahun 1999 Astra mulai untung 800M
Retweeted by Sang Pencari
Jadi apakah ini sebuah prestasi luar biasa? Silakan saja berpendapat demikian. Tapi bagi kami dia melakukan yg harus dilakukan.
Retweeted by Sang Pencari
Tapi sekali lagi. Itulah yg harus dilakukan, tak ada cara lain! Dan Rini memang sudah melakukannya
Retweeted by Sang Pencari
Tentu saja Rini sebagai pimpinan puncak Astra saat itu masih harus direpotkan dgn proses renegosiasi hutang yg melelahkan
Retweeted by Sang Pencari
Group Astra harus memangkas tak kurang sekitar 25 ribu karyawannya utk mengatasi masalah ini. Pahit tapi tak ada pilihan lain
Retweeted by Sang Pencari
Meskipun langkah2 yg harus diambil cukup pahit namun Astra tak punya pilihan lain saat itu
Retweeted by Sang Pencari
Jadi tidak tepat jika dikatakan satu orang adalah pihak yg paling berjasa disana. Ini kerja tim dan juga melanjutkan tim sebelumnya
Retweeted by Sang Pencari
Harus diingat bahwa Astra adalah salah satu perusahaan dgn budaya kerja yg hebat. Mereka adalah sebuah tim.
Retweeted by Sang Pencari
Perlu pula dicatat bahwa langkah2 penyelamatan yg dilakukan itu adalah memang kebijakan yg MAU TIDAK MAU HARUS DILAKUKAN
Retweeted by Sang Pencari
Jadi jika ini dianggap prestasi besar Rini, maka prestasinya adalah melanjutkan kebijakan manajemen lama
Retweeted by Sang Pencari
Perlu dicatat bahwa langkah2 penyelamatan tsb sudah dimulai sejak Teddy P Rachmat menjadi pucuk pimpinan Astra!
Retweeted by Sang Pencari
Dan tentu saja menjual aset2 perusahaan. Terutama perusahaan2 hasil ekspansi sebelumnya yg justru jadi beban Astra
Retweeted by Sang Pencari
Antara lain restrukturisasi hutang, PHK besar2-an, dan efisiensi di segala lini
Retweeted by Sang Pencari
Untuk menghadapi kondisi perusahaan yg kritis itu managemen melakukan berbagai langkah penyelamatan
Retweeted by Sang Pencari
Dalam masa2 krisis itu terjadi pula pergantian pucuk pimpinan Astra. Dari Teddy P Rachmat ke Rini Soewandi (namanya saat itu)
Retweeted by Sang Pencari
Maka jadilah Astra salah satu pasien BPPN saat itu. Untuk itu kemudian BPPN kemudian menguasai 45 saham PT. AI (Astra Internasional)
Retweeted by Sang Pencari
Bahkan pada Semester I 1998 Astra merugi Rp 7,36 trilyun. Praktis Astra tak mampu membayar cicilan hutang plus bunganya
Retweeted by Sang Pencari
Sementara itu, akibat krismon bisnis otomotif juga terpuruk. Pendapatan Astra Internasional menurun drastis krn 80% pendapatan mrk dr situ
Retweeted by Sang Pencari
Astra yg tahun sebelumnya gencar berekspansi kini hutangnya membengkak mjd US$ 2 Milyar plus 2 trilyun rupiah
Retweeted by Sang Pencari
Dan ketika mendung itu benar2 datang dan menjadi badai besar krismon maka semua hutang valas menjadi pukulan balik yg telak
Retweeted by Sang Pencari
Apapun alasannya kondisi ini terjadi juga ada peran Rini sebagai Direktur Keuangan disana
Retweeted by Sang Pencari
Kondisi ini memperlihatkan betapa ekspansifnya Astra saat itu. Bayangkan sampai bisnis bumbu masak pun mereka masuki
Retweeted by Sang Pencari
Bahkan ada kejadian ketika hutang Astra disetujui nilai tukar dolar sudah melonjak 3x lipat dibanding ketika saat pengajuan
Retweeted by Sang Pencari
Ekspansi Group Astra ini masih berlanjut terus hingga menjelang krismon. Tentu saja hutang mata uang asing terus bertambah juga
Retweeted by Sang Pencari
Meskin banyak hal menarik tentang lepasnya Astra dari tangan keluarga Soerjadjaja ini, tapi kami tak akan bahas masalah itu
Retweeted by Sang Pencari
Selama perjalanan terjadi peristiwa yg cukup penting. Antaranya tentang keluarga Willian Soerjadjaja yg kehilangan sahamnya di Astra
Retweeted by Sang Pencari
Sebagai Direktur Keuangan Rini membiarkan perusahaannya ambil pinjaman yg kemudian jadi blunder besar itu
Retweeted by Sang Pencari
Sungguh sayang banyak pinjaman tersebut tidak diamankan dgn hedging. Sekali lagi mereka berpikir ekonomi akan cerah terus
Retweeted by Sang Pencari
Sulit mendapatkan sumber dana di dalam negeri, mereka ramai2 cari pinjaman dari luar negeri
Retweeted by Sang Pencari
Nafsu ekspansi ini tak pernah surut meski pemerintah kemudian mengeluarkan kebijakan uang ketat
Retweeted by Sang Pencari
Sama spt konglomerasi Indonesia lainnya saat itu. Mereka semua seolah melihat mendung tak akan datang. Maklum ekonomi sedang bagus2nya
Retweeted by Sang Pencari
Sebagai Direktur Keuangan Rini adalah bagian yg tak terpisahkan dari ekspansi2 tsb. Tanpa persetujuannya semua tak akan terjadi
Retweeted by Sang Pencari