Please upgrade your browser to make full use of twiends.   chrome   firefox   ie   safari  
Grow your twitter followers. Join free!
Start my free promotion! Twiends helps you grow your twitter following quickly and easily.
0ikodomeo
Hidup dengan tujuan adalah satu-satunya cara untuk benar-benar hidup. Yang lainnya hanya sekedar hidup.
Kapanpun anda merasa apatis dengan misi anda di dunia, luangkan waktu untuk memikirkan apa yang Yesus kerjakan bagi anda di atas kayu salib.
Pansit goreng di tengah mlm
Natal di Persekutuan Pemuda Pemudi Pasar 3
"Orang-orang yang benar-benar bahagia hanyalah orang-orang yang telah belajar bagaimana melayani." - Albert Schweitzer
Semakin dekat anda kepada Yesus, semakin sedikit anda perlu untuk mempromosikan diri anda sendiri.
Cara anda mengelola uang anda mempengaruhi seberapa banyak Allah bisa memberkati anda. (Luk 16:11)
Kekayaan tentu bukanlah dosa, tetapi gagal memanfaatkannya bagi kemuliaan Allah adalah dosa.
Seluruh waktu anda milik Allah. Dia menuntut komitmen penuh, bukan kesetiaan paruh waktu.
Pelayan sejati tidak berusaha memanfaatkan Allah demi tujuan-tujuannya. Namun membiarkan Allah memakai dirinya untuk tujuan-tujuanNya.
Allah selalu lebih tertarik pada mengapa kita mengerjakan sesuatu ketimbang apa yang kita kerjakan. Sikap lebih berarti daripada pencapaian.
Pelayan-pelayan sejati tidak melayani untuk mendapat penghargaan atau pujian dari orang lain. Mereka hidup untuk dipandang Allah.
Pelayan yang setia tidak pernah pensiun, mereka melayani selama mereka hidup.
Kesempatan-kesempatan besar sering menyamar di dalam tugas-tugas yang kecil dan sederhana.
Pelayanan yang kurang sempurna selalu lebih baik daripada rencana terbaik yang tidak dilaksanakan.
Kita kehilangan banyak kesempatan untuk melayani karena kita kurang peka dan sigap.
Bila Allah mnempatkan seseorang yg mmbutuhkan pertolongan tepat di depan anda, Dia sdg memberi anda ksempatan utk brtumbuh di dlm kpelayanan
Pelayan-pelayan sejati melakukan apa saja yang diperlukan, bahkan ketika rasanya tidak nyaman.
Para pelayan tidak memenuhi waktu mereka dengan berbagai pencarian lain yang bisa membatasi kesiapsedian mereka.