Please upgrade your browser to make full use of twiends.   chrome   firefox   ie   safari  
Want your own social home page like this one? Click here.
 
Gerhana_Gigi_
lomba pokokny, cepet lah bae tentui waktuny, wkwk.. @Ryohandoko5
ciahh, T_T latian pramuka lah, nk lomba ckny.. @Ryohandoko5
“Cinta adalah ketika kamu kehilangan rasa dan romantika, namun kamu masih bisa tetap peduli kepadanya”
cepet oo, keburu agk ak latian, wkwk T_T @Ryohandoko5
kw blek dri mno (?) ak libur dri Senin - Senin lgi.. @Ryohandoko5
Sepeda pun harus terus dikayuh agar bisa terus berjalan. Begitu pula kehidupan, harus terus ditempa dan terus maju kedepan.
“Cinta memasukan kesenangan dalam kebersamaan, kesedihan dalam perpisahan, harapan pada hari esok dan kegembiraan di dalam hati"
“Ketika kamu belum bisa untuk mengambil keputusan tetap bertahan dengan perasaan itu, maka bersabarlah karena cinta yang akan menguatkanmu”
Kita menghargai hidup kita saat kita menghargai hidup orang lain.
Kamu bisa memiliki apa pun yang diinginkan jika kamu mampu menghilangkan keyakinan bahwa tdk mungkin mendapatkannya.
Waktu tidak pernah cukup bagi manusia untuk melakukan semua kesalahan, jadi belajarlah dari kesalahan-kesalahan orang lain.
“Jika kamu ingin dicinta, mencintalah dan jadilah orang yang memang pantas untuk dicinta”
Dalam kehidupan tiada yang abadi, karena untuk setiap 'Selamat Datang' akan selalu diakhiri dengan 'Selamat Tinggal'
Saat kamu terjatuh, tersenyumlah. Karena jatuhmu itu adalah tanda awal kesuksesanmu.
“Cinta tidak hanya berupa tatapan satu sama lain, tapi memandang ke luar bersama dengan arah yang sama”
Seseorang menangis, bukan karena ia lemah. Tetapi karena ia sudah terlalu lama kuat.
Manusia sempurna adalah bukan manusia yang tanpa salah, tapi manusia yang bisa belajar dari kesalahannya untuk mencapai kesempurnaan.
Ketidakbisaan hanya dimiliki orang-orang yang gagal. Tidak pernah ada kata tidak bisa, walau harus sejuta kali mencoba.
“Cinta sejati itu adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih bisa untuk tersenyum dan berkata, aku turut bahagia untukmu”