Grow Your Twitter Free
Want To Grow Your Twitter?
We help other people find and follow you on Twitter.
Key Info:
Started in 2009
Over 4 million signups
Country targeting provided
We never auto tweet to your timeline
We never auto follow others
We actively moderate our community
Please Share
Please upgrade your browser to make full use of twiends.  chrome

Dwi Estiningsih

Bismillahirrahmanirrahiim
jika berucap, berfikir dn berita sdh banyak larangan dn "pemberidelan" tanpa pertggjwbn sosiologis dn yuridis jelas era "dark ages"
Retweeted by Dwi Estiningsih
Barusan mendadak terima telpon bhw ILC malam ini dibatalkan. Seharusnya sy menjadi salah satu narsum bertema "Habib Rizieq Dibidik."
Retweeted by Dwi Estiningsih
"Maka bertasbihlah dg memuji Tuhan-mu & jadikanlah engkau diantara orang yang bersujud" {QS Al-Hijr : 98}
Retweeted by Dwi Estiningsih
UU melarang komunis. Publik lapor gejala komunis. Publik dilaporkan balik. Publik tersangka. Kesimpulan?
Retweeted by Dwi Estiningsih
Bendera dibakar dan dirobek dibiarkan, bendera pakai kalimat La Ilaha Ilallah dianggap melecehkan, lalu orgnya ditangkap. Ada apa polisi?
Retweeted by Dwi Estiningsih
Ternyata.. Dibalik ini semua, dibalik kekacauan ini, dibalik hingarbingar kisruh ini, dibalik strategi busuk ini,... PKI.! Amati. persis!
Retweeted by Dwi Estiningsih
Karena ikut menjadi bagian dari #UmatMenjagaUlama, Allah angkat derajat Nurul Fahmi justru setelah ada pihak yg ingin 'menghinakannya'
Retweeted by Dwi Estiningsih
Prof. KH. Didin Hafiduddin mengajak seluruh Ummat Islam Indonesia untuk mendoakan perjuangan Habib Rizieq Syihab.… twitter.com/i/web/status/8…
Retweeted by Dwi Estiningsih
Rectoverso itu Mempunyai Berbagai Macam Bentuk Alternatif, Mengapa Harus Pakai Yang Berbentuk Palu Arit PKI… twitter.com/i/web/status/8…
Retweeted by Dwi Estiningsih
Bag 2. HAFIDZ QURAN ITU BERNAMA NURUL FAHMI (PEMUDA YG DITANGKAP KARENA TULISAN BENDERA TAUHID DI BENDERA INDONESIA… twitter.com/i/web/status/8…
Retweeted by Dwi Estiningsih
Bag 1. HAFIDZ QURAN ITU BERNAMA NURUL FAHMI (PEMUDA YN DITANGKAP KRN TULISAN BENDERA TAUHID DI BENDERA INDONESIA).S… twitter.com/i/web/status/8…
Retweeted by Dwi Estiningsih
Situasi semakin tak nyaman, ayoo segera kembali kepada Alloh, banyak istigfar, banyak sujud, banyak doa, banyak ke masjid
Retweeted by Dwi Estiningsih
Hanya krn MUI tdk mau ikut pesanan politik lalu mulai dibilang Fatwanya Intoleran?Bedakan Toleransi dgn membebek juga latah. #BelaMUI
Retweeted by Dwi Estiningsih
Alangkah celakanya pemimpin melindungi ,merawat dan membimbing penjahat,dan menyerang ulama dan umat islam
Retweeted by Dwi Estiningsih
Allah maha besar #denotatif Allah maha segalanya. Selain Allah kecil, tak penting, tak layak ditakuti #konotatif twitter.com/PrijantoRabban…
Bila sejarawan mulai membisu, hilanglah kebesaran masa depan generasi bangsa. Prof. Ahmad Mansur Suryanegara
Kelihatannya MUI semakin berupaya ditiadakan karena nyata membela Ummat.Tentu Ummat tdk akan biarkan benteng ini tergerus.#BelaMUI
Retweeted by Dwi Estiningsih
Prof. Mansur Suryanegara, teladan para sejarawan. Semoga keberkahan selalu terlimpah untuk beliau. 🙏twitter.com/PrijantoRabban…z
Seminar fatwa MUI di PTIK nasional.kompas.com/read/2017/01/1… menuduh MUI ditunggangi transnasional utk keluarkan fatwa yg anti… twitter.com/i/web/status/8…
Retweeted by Dwi Estiningsih
Mereka yg tuna sejarah tak akan mengerti akar dan urat pergerakan rakyat dan umat. Sehingga respon n intervensi thd keadaan selalu salah.
Retweeted by Dwi Estiningsih
#KebakaranPasar adlh ancaman terbsar bagi pedagang. Kebakaran juga menyebabkan bnyak pengangguran. Ayo kita jaga da… twitter.com/i/web/status/8…
Retweeted by Dwi Estiningsih
Rakyat tdk buta mata hatinya siapa yg Nasionalismenya tak terhingga ditengah ulah mencurigakan antek2 asing di negri tercinta ini
Retweeted by Dwi Estiningsih
Berlapang dadalah... Indonesiaku... Jangan pecah.. #BrandingWar
Retweeted by Dwi Estiningsih
Bahwa kita adalah saudara... Tidak ada maksud jahat... Kita hanya perlu bicara.. Sebagai saudara.. #BrandingWar
Retweeted by Dwi Estiningsih
Kembalilah kepada yang adil... Dalam ukuran kita orang Indonesia.. Yang sederhana...#BrandingWar
Retweeted by Dwi Estiningsih
Sadarkan yang sedang salah arah.. Terutama pejabat negara.. Dan penegak hukum.. #BrandingWar
Retweeted by Dwi Estiningsih
Waspadalah bangsaku, Ini bukan perang kita... Ini adu domba... #BrandingWar
Retweeted by Dwi Estiningsih
Aktivisme #BrandingWar ini sudah bersekutu sempurna...kapitalisme, uang, politik, hukum, media...
Retweeted by Dwi Estiningsih
Kalian tahu seberapa besar negeri ini? Para sultan dan pangeran, para Tengku kerajaan. Ada di mana? #BrandingWar
Retweeted by Dwi Estiningsih
Kita semua sebagai bangsa diseret dalam perang ini...ini perang siapa? #BrandingWar
Retweeted by Dwi Estiningsih
Seorang penumpang Garuda gagal menginjak kaki diancam pakai pisau belati...tetap toleransi. #BrandingWar
Retweeted by Dwi Estiningsih
Preman bersenjata membacok dan menghancurkan jalan raya. Mitra toleransi penjaga Pancasila...#BrandingWar
Retweeted by Dwi Estiningsih
Orang baju putih, berjalan kaki mengamankan taman kota..berzikir dan bertakbir. Polisi Waspada intoleransi...#BrandingWar
Retweeted by Dwi Estiningsih
Akun "intoleran" gampang sekali dipenjara dan ditahan atau jadi musuh negara....#BrandingWar
Retweeted by Dwi Estiningsih
Ikon "toleran" tak akan masuk penjara..akun mereka aman bicara apa saja... #BrandingWar
Retweeted by Dwi Estiningsih
Dan polisi sekarang bersama yang "toleran" apapun akan dibela...#BrandingWar
Retweeted by Dwi Estiningsih
Tapi yang "intoleran" jangan coba kritik yang "toleran" nanti dilaporkan polisi. #BrandingWar
Retweeted by Dwi Estiningsih
Lalu yang "toleran" menghina yang dianggap "intoleran" secara sadis..itu adalah toleransi. #BrandingWar
Retweeted by Dwi Estiningsih
Trendi, sexy, bebas, mengeksploitasi posisi minoritas adalah senjata pemenang yang toleran...#BrandingWar
Retweeted by Dwi Estiningsih
Lalu, ah sebaliknya banyak sekali...orang2 jakarta ini seolah punya semua toleransi...#BrandingWar
Retweeted by Dwi Estiningsih
Mengucap salam secara fasih, bertakbir, dan berbahasa Arab adalah tanda intoleran...#BrandingWar
Retweeted by Dwi Estiningsih
Meme, kartun dan karikatur dipenuhi simbol itu, di barat dan di tanah air. #BrandingWar
Retweeted by Dwi Estiningsih
Berjenggot, berjubah, bergamis adalah tanda tidak toleran...#BrandingWar
Retweeted by Dwi Estiningsih
 
Twiends uses the Twitter™ API, displays it's logo & trademarks, and is not endorsed or certified by them. These items remain the property of Twitter.