Grow Your Twitter Free
Want To Grow Your Twitter?
We help other people find and follow you on Twitter.
Key Info:
Started in 2009
Over 4.5 million signups
Country targeting provided
We never auto tweet to your timeline
We never auto follow others
We actively moderate our community
Please Share
Please upgrade your browser to make full use of twiends.  chrome

Dwi Estiningsih

#LGBT bisa pulih. InsyaAllah.
Tapi kpd individu yg terlanjur menjadi pelaku #LGBT tegakkan HAM dg mencintai. Cara mencintainya? Membantunya kembali menjadi JATI DIRINYA.
Retweeted by Dwi Estiningsih
Menyerukan melawan penyebaran orientasi sex sejenis itu MENEGAKKAN HAM, sbg manusia Pancasila dan beragama. Krn agama memang melarang! Haloo
Retweeted by Dwi Estiningsih
Apakah uni @fahiraidris dan @estiningsihdwi pernah menyerukan membenci pelaku #LGBT? Menyerukan menghajar pelaku #LGBT? Nggak kan!
Retweeted by Dwi Estiningsih
Yg dilserukan Uni @fahiraidris dan @estiningsihdwi adl memboikot starbuck yg mendukung #LGBT Apa itu gerakan yg salah? TIDAK TOH!
Retweeted by Dwi Estiningsih
Salah dua yg menyerukan #BoikotStarbuck adalah @fahiraidris dan @estiningsihdwi Yg mana pemboikotan ini pun jadi pro kontra #LGBTBisaSembuh
Retweeted by Dwi Estiningsih
@estiningsihdwi jd konsultan gratisan selama hampir 1 thn utk kasus ini. GRATISAN! Catat itu. Kalau konseling ke psikolog lain pasti mehong.
Retweeted by Dwi Estiningsih
Banyak pertanyaan APA PENTINGNYA KALIAN SEMBUHKAN #LGBT ITU HAK MEREKA! Benar memang itu HAK mereka. Tapi aku & @estiningsihdwi jg punya HAK
Retweeted by Dwi Estiningsih
Mungkin dari tweet @estiningsihdwi yg katanya ekstrim, terbersit kesan bhw Esti ini keras, gak bisa peduli sama #LGBT. Sampean SALAH!
Retweeted by Dwi Estiningsih
Aku bkn psikolog, aku bkn ustadzah. Jadi aku hrs konsultasi dg #Psikolog dan memutuskan konsultasi dg @estiningsihdwi soal #LGBTBisaSembuh
Retweeted by Dwi Estiningsih
Trauma kedua, ketika ia merasa sh bekerja keras utk mewujudkan mimpinya meminang kekasih pujaannya, ia dikhianati. #LGBT #LGBTBisaSembuh
Retweeted by Dwi Estiningsih
Jadi Bpk-2 yg suka memukul anak hrs hati-hati. Trauma yg dialami anak bisa berkepanjangan dan bisa fatal. #LGBT #LGBTBisaSembuh
Retweeted by Dwi Estiningsih
TAPI ada yg memang SUDAH NIAT sejak remaja setelah mengalami rentetan luka di masa kecil dan juga dlm percintaan. #LGBTBisaSembuh
Retweeted by Dwi Estiningsih
Jadi, TIDAK SEMUA #LGBT memiliki latar belakang pelecehan seksual di masa kecil, dan tidak semua krn sekedar coba-coba. #LGBTBisaSembuh
Retweeted by Dwi Estiningsih
Darinya aku tahu TERNYATA latar belakang seseorang menjadi #LGBT itu bervariasi. #LGBTBisaSembuh
Retweeted by Dwi Estiningsih
Sejak kerja sama aku, otomatis TIAP HARI bertemu. Di situlah pelan2 aku tanya soal #LGBT-nya
Retweeted by Dwi Estiningsih
Bayangkan, make up artist dg penghasilan besar, pernah tajir, kerja sama aku, nyuci, bersih2 kantor, masak. Skillnya banyak #LGBTBisaSembuh
Retweeted by Dwi Estiningsih
Tanpa aku minta, akhirnya ia sendiri yg datangi aku dan menawarkan diri "Biar aku kerja sama mbak nah, jadi apa saja" #LGBTBisaSembuh
Retweeted by Dwi Estiningsih
Ada SATU KATA KUNCI yang membuat saya TAKJUB. Mengapa balik #Kendari dg segudang kesuksesan di ibukota? MAMAKU sakit, aku harus jaga! DUAR!!
Retweeted by Dwi Estiningsih
Jika di Ibukota kliennya mayoritas artes, kalau di #Sultra kliennya byk pejabat dan horang kayah. Tarifnya mehong bow. #LGBT #LGBTBIsaSembuh
Retweeted by Dwi Estiningsih
Sampai pada satu titik ia memutuskan kembali ke #Kendari. Di #Kendari pun msh berprofesi sama, sbg make up artist. #LGBT #LGBTBIsaSembuh
Retweeted by Dwi Estiningsih
Tapi dari semua hartanya itu akhirnya tak ada yg tersisa, entah dimainin ama pacar-2-nya lah atau diporoti orang terdekatnya lah. #LGBT
Retweeted by Dwi Estiningsih
Bisa beli rumah, apartemen, mobil di Ibukota tentu penghasilannya bukan main-main banyaknya. #LGBT #LGBTBisaSembuh
Retweeted by Dwi Estiningsih
Dg profesi sbg make up artist yg cukup sukses, tentu ia tajir, walau belum tajir melintir. #LGBT #LGBTBisaSembuh
Retweeted by Dwi Estiningsih
Ok. Jadi sosok yg aku angkat dalam tweet #LGBT #LGBTBIsaSembuh bukan sosok piktip ya. Manusianya ada. Panggilan akrabnya Kak Erens.
Retweeted by Dwi Estiningsih
Foto terkait profesinya sbg make up artist hanya satu ini yg dipublikasikan. Ini saat ia merias Lusi, salah satu personil ABThree.
Retweeted by Dwi Estiningsih
Sosok #LGBT ini adl lelaki yg sangat berprestasi sbg seorang Make Up Artist dan juga pemain film, walaupun baru sbg figuran.
Retweeted by Dwi Estiningsih
Aku pernah ngetweet tentang #LGBT bisa sembuh dan aku bisa buktikan. Aku bukan dapat dari baca atau nonton tapi mengalami langsung.
Retweeted by Dwi Estiningsih
#LGBT bisa sembuh. Aku bisa buktikan. Tinggal nunggu yang bersangkutan mengizinkan kisahnya-potonya kupublikasikan di medsos. #Etika
Retweeted by Dwi Estiningsih
Fenomena BUMN yg bangkrut di negeri ini; semua direksinya dr awal sampai BUMN bangkrut..gumuk2 semua rumahnya, tanahnya, tabungannya banyak
Retweeted by Dwi Estiningsih
Legalitas Rupiah Baru Diragukan di Luar Negeri, Ini Penjelasan BI-republika.co.id/r/oskhya
Kesimpulan, penentuan gangguan jiwa ataupun tidak tergantung suara terbanyak😑😰 Just so you knowtwitter.com/Puspen_TNI/sta…S9
Retweeted by Dwi Estiningsih
Terbaru, di barat sana, pendukung #pedofilia juga getol agar tidak digolongkan sebagai gangguan jiwa. twitter.com/Puspen_TNI/sta…
Retweeted by Dwi Estiningsih
Terimakasih media. (salah satunya) 😢twitter.com/DevinRmd/statu…o
Kalau betul-betul "saya indonesia, saya pancasila" Kan pasti ingat sila pertama. Apa ya "Ketuhanan YME" membolehkan #LGBT? #Kontradiktif
Retweeted by Dwi Estiningsih
Kenapa "pelangi" dimonopoli? Kembalikanlah pada anak-anak, please...
Allah Katakan LGBT TERLAKNAT, Terus Ada Manusia Mengatakan Tidak TERLAKNAT. Saya Ikut Allah, Anda Ikut Siapa? Kaum Muslimin, Mohon Dijawab.
Retweeted by Dwi Estiningsih
Hari ini, 1 Juli adalah Hari Jadi POLRI Bagaimana penilaian netizen terkait kinerja POLRI saat ini ?
Retweeted by Dwi Estiningsih
cerita lain soal plokis bukan yg bersorban.
Retweeted by Dwi Estiningsih
 
Twiends uses the Twitter™ API, displays it's logo & trademarks, and is not endorsed or certified by them. These items remain the property of Twitter.